Sejarah Berdiri dan Awal Mula La Biennale de Montreal Dilaksanakan

Sejarah Berdiri dan Awal Mula La Biennale de Montreal Dilaksanakan – La Biennale de Montréal( BNL MTL) merupakan kegiatan seni multidisiplin 2 tahunan yang memadukan seni Quebec serta Kanada serta artis asing sekeliling rumor serta rancangan biasa yang terpaut dengan” akurasi durasi seni”.

bnlmtl

Sejarah Berdiri dan Awal Mula La Biennale de Montreal Dilaksanakan

bnlmtl – BNL MTL didirikan oleh Claude Gosselin pada tahun 1998 dan dikelola oleh Montreal International Centre for Contemporary Art (CWC), membagi praktik seni dengan menyatukan seniman dari seni visual, arsitektur lansekap, desain grafis atau objek, video dan film. Ini juga merupakan tempat untuk komunikasi dan debat, termasuk seminar dan konferensi, dan berbagai kegiatan pendidikan.

Tujuan La Biennale de Montréal merupakan buat mendesak, mensupport, memaknakan, serta memberitahukan aplikasi seni visual terbaru dengan memproduksi kegiatan 2 tahunan BNLMTL. Dengan metode ini, La Biennale de Montréal menawarkan peluang eksklusif pada khalayak besar buat menguasai isu- isu estetika serta sosial yang diulas oleh seni era saat ini.

Baca Juga : BNL MTL Mendukung Seniman Dari Quebec dan Kanada

La Biennale de Montréal pula sediakan program global buat seniman Québec serta Kanada, kurator, pakar filosofi, komentator seni serta periset yang bertugas di bermacam aspek buat berjumpa, berjumpa serta membahas aplikasi canggih, serta berkontribusi pada jaringan global yang berlainan.

Seluruh inisiatif La Biennale de Montréal didasarkan pada resiko serta penelitian. Tujuannya merupakan buat mensupport aplikasi seni serta cetak biru kuratorial yang sangat berani serta menggugah benak sembari menawarkan beraneka ragam pengalaman pada khalayak.

Biennale

[bi. enˈnaːle]), bahasa Italia buat” 2 tahunan” ataupun” tiap tahun”, merupakan tiap insiden yang terjalin tiap 2 tahun. Ini sangat kerap dipakai dalam bumi seni buat melukiskan demonstrasi seni kontemporer global bernilai besar.

Dengan begitu sebutan ini dipopulerkan oleh Venice Biennale yang awal kali diadakan pada tahun 1895. Semenjak dikala itu sebutan itu dipakai buat acara- acara seni yang lain, semacam” Biennale de Paris”,” Kochi- Muziris Biennale”, ataupun apalagi selaku portmanteau selaku dengan Berlinale( buat Pergelaran Film Global Berlin) serta Viennale( buat pergelaran film global Wina).

Oleh karena itu,” Biennale” digunakan berlaku seperti gelar biasa untuk aktivitas garis besar berulang yang lain( sejenis triennials, Documenta, Skulptur Projekte Münster).

Untuk cerpenis Federica Martini, yang dipertaruhkan dalam biennale kontemporer ialah keahlian jalinan diplomatik/ garis besar serta rancangan re- genarisi kota. Tidak cuma sangat penting berfokus pada masa dikala ini(” di ayo dan dikala ini” di mana kejadian adat berjalan dan efeknya pada” spektakularisasi masing- masing hari”), karena karakteristik situsnya, kejadian adat dapat merujuk kembali ke, menghasilkan atau membingkai asal ide website dan ingatan beramai- marak masyarakat.

Ikon biennale serta demonstrasi global bernilai besar yang kokoh serta mempengaruhi pada biasanya merupakan Crystal Palace, arsitektur London raksasa serta futuristik yang jadi tuan rumah Demonstrasi Besar pada tahun 1851.

Crystal Palace merupakan bentuk besi cor serta kaca pelat, awal mulanya dibentuk di Hyde Park, London, buat menampung Demonstrasi Besar tahun 1851. Demonstrasi berjalan dari 1 Mei sampai 15 Oktober 1851, serta lebih dari 14. 000 partisipan demonstrasi dari semua bumi terkumpul di ruang demonstrasi seluas 990. 000 kaki persegi( 92. 000 meter 2) buat menunjukkan ilustrasi teknologi yang dibesarkan dalam Revolusi Pabrik.

Didesain oleh Joseph Paxton, bangunan Demonstrasi Besar mempunyai jauh 1. 851 kaki( 564 meter), dengan besar bidang dalamnya 128 kaki( 39 meter). Ereksi itu sendiri ialah representasi dari arsitektur moderndan pabrik modern yang bertumbuh dengan Revolusi Pabrik, serta strukturnya 3 kali dimensi Basilika St Paul.

Identifikasi tata cara kaca kepingan ke Inggris oleh Chance Brothers pada tahun 1832 membolehkan penciptaan kepingan kaca besar yang ekonomis tetapi kokoh, serta penggunaannya di Crystal Palace menghasilkan bentuk dengan zona kaca terbanyak yang sempat terdapat di suatu gedung. Ini mencengangkan wisatawan dengan bilik serta langit- langitnya yang bening yang tidak menginginkan lampu bidang dalamnya.

Terdapat opini kalau julukan gedung itu diperoleh dari suatu buatan yang ditulis oleh dramawan Douglas Jerrold, yang pada Juli 1850 menulis di majalah satir Punch mengenai Demonstrasi Besar yang hendak tiba, merujuk pada” kastel yang amat kristal”.

Sehabis demonstrasi, Kastel dipindahkan ke wilayah London Selatan yang diketahui selaku Penge Common. Itu dibentuk kembali di pucuk Penge Peak di sisi Busut Sydenham, pinggiran kota yang banyak dengan vila- vila besar. Itu berdiri di situ dari Juni 1854 hingga kehancurannya oleh api pada November 1936.

Wilayah perumahan di dekatnya dipanggil Crystal Palace sehabis tengara. Ini tercantum Crystal Palace Park yang mengitari web, rumah dari Pusat Berolahraga Nasional Crystal Palace, yang tadinya ialah stadion sepak bola yang jadi tuan rumah Akhir Piala FA antara tahun 1895 serta 1914.

Crystal Palace FCdidirikan di situs itu pada tahun 1905, serta regu main di tempat Akhir Piala di tahun- tahun dini mereka. Halaman ini sedang bermuatan Dinosaurus Crystal Palace kepunyaan Benjamin Waterhouse Hawkins yang berawal dari tahun 1854.

Bagi filsuf Peter Sloterdijk, Crystal Palace merupakan usaha awal buat memadatkan representasi bumi dalam ruang demonstrasi kesatuan, di mana demonstrasi penting merupakan warga itu sendiri dalam situasi dahsyat yang a- historis.

Corak penting Crystal Palace merupakan penerangan kepemimpinan ekonomi serta nasional Inggris serta invensi momen atraksi. Dalam perihal ini, Demonstrasi Bumi era ke- 19 membagikan kristalisasi visual adat kolonial serta, pada dikala yang serupa, ialah pelopor halaman hiburan kontemporer.

Venice Biennale selaku pola dasar

The Venice Biennale, kegiatan adat bernilai besar teratur dibuat pada tahun 1895, berprofesi selaku pola dasar dari biennale. Dimaksudkan buat jadi Demonstrasi Bumi yang berpusat pada seni kontemporer, Venice Biennale dipakai selaku alibi balik tahun perkawinan raja Italia serta ditindaklanjuti dengan sebagian demonstrasi nasional yang diselenggarakan sehabis agregasi Italia pada tahun 1861.

Biennale lekas mengajukan isu- isu penjualan kota, adat pariwisata serta re- genarisi perkotaan, sebab dimaksudkan buat memposisikan balik Venesia di denah adat global sehabis darurat sebab berakhirnya Rekreasi Besarmodel serta melemahnya gerakan gambar Venesia.

Tidak hanya itu, Halaman tempat Biennale berjalan merupakan zona kota terbengkalai yang butuh difungsikan kembali. Dalam sebutan adat, Biennale dimaksudkan buat sediakan program 2 tahunan buat membahas aplikasi seni kontemporer yang tidak terwakili di museum seni muka pada dikala itu.

Bentuk dini Biennale telah memasukkan sebagian nilai berarti yang sedang jadi bagian dari demonstrasi seni global bernilai besar dikala ini: kombinasi antara penjualan kota, internasionalisme, rumor gentrifikasi serta adat destinasi, serta kegiatan bernilai besar yang dahsyat.

2 tahunan sehabis tahun 1990- an

Suasana 2 tahunan sudah berganti dalam kondisi kontemporer: sedangkan pada asalnya pada tahun 1895 Venesia merupakan kegiatan adat yang istimewa, namun semenjak tahun 1990- an ratusan 2 tahunan sudah diselenggarakan di semua bumi. Mengenang watak sementara serta tidak tertib dari sebagian biennale, terdapat sedikit konsensus mengenai jumlah tentu biennale yang terdapat pada durasi khusus.

Tidak hanya itu, walaupun Venesia merupakan agen istimewa dalam penyajian seni kontemporer, semenjak tahun 1960- an sebagian museum yang dikhususkan buat seni kontemporer dengan cara tertib memperlihatkan panorama alam kontemporer.

Perbandingan lain menyangkut internasionalisme era ke- 19 dalam seni, yang dipertanyakan oleh diskusi serta kritik pascakolonial kepada” penjualan etnik” seni kontemporer, serta pula menantang sistem representasi nasional Venetian serta World Fair.

Baca Juga : Museum Louvre Museum Seni Yang Ada Di Prancis

Selaku akibat dari ini, kecondongan Eurosentris buat meletuskan semua tutur di ruang demonstrasi, yang jadi karakteristik Crystal Palace serta Venice Biennale, dipengaruhi oleh ekspansi denah geografis berseni ke panorama alam yang dengan cara konvensional dikira marjinal.